BORNEONEWS, Sampit - Vice President Pengamanan PT Pelni Laksamana Pertama UK Agung menyoroti keberadaan xray di Pelabuhan Sampit yang sering macet.
Kondisi ini memudahkan para penyelundup narkoba ataupun pelaku bom untuk masuk ke wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
"Harusnya keberadaan xray difungsikan dengan baik. Jangan sampai macet. Kalau macet pemeriksaan terhadap penumpang yang masuk dan keluar tidak bisa dilakukan," ujar Agung, ketika melakukan pemantauan di Pelabuhan Sampit, Senin (11/6/2018) malam.
Dirinya mengatakan bahwa dengan tidak berfungsinya xray tersebut sangat rawan. "Harusnya xray diutamakan fungsinya. Sehingga para mafia tidak mudah memasok barang haram tersebut," kata Agung.
Dirinya juga mengatakan, dengan adanya xray bisa mengetahui para penumpang ataupun terorisme yang ingin membawa bahan peledak ke daerah ini. Sehingga antisipasi bisa berjalan dengan baik.
--page
"Selama ini kita tahu bahwa jalur laut sering digunakan untuk memasok baik narkoba ataupun bahan peledak. Sehinga antisipasi paling tepat adalah keberadaan xray," ungkap Agung. (MUHAMMAD HAMIM/B-2)








