BORNEONEWS, Kuala Kapuas- Perserta gema takbir dari Langgar Syi'arul Islam menggunakan barang-barang sederhana dalam merayakan malam takbiran. Mereka menggunakan galon air sebagai gendang dan gerobak dorong yang di hias dengan nuansa Islami.
"Kita memang menggunakan barang sederhana saja untuk merayakan malam takbiran. Untuk suara gema takbir kami hanya menggunakan pengeras suara saja, dan tidak menggunakan kaset. Hal itu dikarenakan untuk lebih menghayati malam takbiran," kata anggota Badan Amil Langgar Syi'arul Islam Muhammad Umri, Kamis (14/6/2018).
Nantinya, kata Umri, mereka akan mendorong gerobak tersebut keliling Kota Kuala Kapuas. Gerobak yang gunakan ada dua dengan jumlah personel masing-masing lima orang.
"Meski kita hanya menggunakan gerobak tetapi semangat gema takbir kami tidak kalah dengan yang lain. Kita sudah menggunakan gerobak dan pengeras suara ini sudah lama dari beberapa tahun yang lalu," ucap Umri.
Menurutnya, takbir menggunakan grobak sudah menjadi tradisi mereka dalam menyambut malam takbiran. (SARJITO/B-3)








