SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Ketua Komisi II DPRD Kotawaringin Timur, Rudianur menyebut banyak cara yang bisa dilakukan dengan integtitas sapi dan sawit.

"Salah satunya dengan mengembangkan program CSR perusahaan," kata politisi Golkar ini, Minggu (17/6/2018).

Menurut Rudianur pelaksanaan program itu jangan hanya sekadar wacana saja. Seharusnya pemkab mengembangkannya dari sekarang. Karena Kotim saat ini masih sangat tergantung dengan daerah lain.

Dampaknya harga daging sapi sangat mudah dimainkan di pasaran. "Sebenarnya itu bukan kali pertama harga daging sapi dimainkan. Namun belum ada langkah nyata untuk pengembangan program itu," cetusnya.

Dia mendesak Kotim segera merealisasikan wacana ini agar tidak lagi daerah ini ketergantungan sapi dari luar.

"Lihat saja saat musim lebaran Idul Fitri dan Idul Adha kebutuhan sapi untuk Kotim saja sangat luar biasa," tandasnya.

Pemkab Kotim perlu melakukan langkah konkrit. Salah satunya dengan menggandeng pihak perkebunan melalui program CSR. (NACO/B-6)