NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Sejumlah tempat pemakaman umum (TPU) di Lamandau ramai pengunjung saat Hari Raya Idul Fitri yang bertepatan pada Jumat (15/6/2018).

Sejak Lebaran hari pertama, warga berbondong-bondong untuk berziarah. Mereka ingin mendoakan sanak keluarganya yang telah meninggal dunia.

“Setiap tahun setelah melaksanakan sholat Ied Idul Fitri, kami pasti selalu ziarah ke makam orang tua di sini untuk mengirim doa. Bahkan sebelumnya, pada awal Ramadan selalu bersih-bersih makam,” ucap Tabiun, warga Desa Bina Bhakti.

Menurutnya, belum afdal jika belum berziarah ke makam orangtuanya. Hal ini juga sebagai bakti kepada almarhum orang tua dengan mendoakan untuk mengambil hikmah dengan adanya ziarah kubur tersebut.

Dengan berziarah kubur, hikmah yang dapat diperoleh adalah mengingatkan kepada semua bahwa kelak suatu saat pasti akan dipanggil oleh Allah SWT.

--page

Banyaknya warga yang berziarah, juga membawa berkah tersendiri bagi pedagang bunga. Satu kantong bunga dijual Rp5.000. Demikian juga dengan air mawar dalam botol kecil dijual Rp5.000. (PP/HERIYADI/B-2)