KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan - Sejak hari kedua dan ketiga lebaran, warga Kasongan Kabupaten Katingan kesulitan mendapatkan tahu dan tempe yang biasa dijajakan di pasar maupun warung.

"Mulai kemarin dan hari ini tahu dan tempe sulit dicari, soalnya banyak warung sayur yang masih tutup, ada yang buka tapi tempe dan tahu kosong," keluh Mimi, seorang ibu rumah tangga warga Kasongan, Minggu (17/6/2018).

Menurutnya, sejauh ini keluarganya doyan mengonsumsi tahu tempe tersebut. Selain digoreng, tempe tahu juga bisa dimasak macam-macam, seperti dioseng, masak santan dan masak kecap. "Nggak makan tahu tempe dua hari kok terasa lama," imbuhnya.

Sri, seorang penjual sayur mayur yang biasanya juga menjual tahu tempe di Pasar Kasongan mengaku menghilangnya tahu tempe di pasaran sejak dua hari ini karena pembuat tempe dan tahu sedang mudik lebaran ke Jawa.

"Biasanya kalau tahu dibeli dari Palangka Raya, tapi yang biasa mengambil ke sana sedang pulang Lebaran di Jawa, juga yang biasa membuat tempe di Kasongan orangnya juga masih Lebaran pulang di Jawa," kata Sri.

--page

Namun begitu, Sri mengaku kalau masih ada perajin tempe yang tinggal di Kereng Pangi sekitar 15 Km dari Kasongan. "Kemungkinan besok masih kosong, baru lusa mungkin ada kita mau ambil dari Kereng Pangi," kata Sri.

Sri mengaku sejak kemarin dan hari ini cukup banyak warga mencari tahu tempe itu, namun barangnya kosong. (ABDUL GOFUR/B-2)