BORNEONEWS, Sampit - Saat bulan suci Ramadan, penjualan daging sapi beku di Bulog Sub Divisi Regional Sampit meningkat tajam. Bahkan dalam sebulan, sebanyak 4,25 ton daging ludes terjual.
"Untuk penjualan daging beku mencapai 4,25 ton selama bulan suci Ramadan," ujar Kepala Seksi Harga Pasar, Pengadaan dan Pelayanan Publik Bulog Sub Divisi Regional Sampit Wanto, Senin (18/6/2018).
Banyaknya penjualan daging beku tersebut diduga karena harga daging sapi di pasaran yang naik sangat tinggi dari hari biasanya yakni mencapai 190 ribu per kilogram. Biasanya hanya Rp120 ribu saja per kilogram.
"Untuk harga daging beku memang lebih murah yakni Rp80 ribu dan itulah yang membuat masyarakat banyak meminati daging beku di Bulog Sampit ini," kata Wanto.
Selain harga yang murah, banyaknya daging beku yang terjual juga karena kebutuhan masyarakat untuk mengonsumsi daging meningkat. Apalagi saat menjelang lebaran yang lalu, banyak warga yang datang untuk membeli daging.
--page
"Beruntung saat itu stok masih banyak dan dalam beberapa hari ini akan kami datangkan kembali untuk memenuhi kebutuhan masyarakat seusai lebaran," terang Wanto.
Dirinya juga mengatakan, saat ini sudah mulai banyak permintaan daging beku untuk kegiatan masyarakat seusai lebaran seperti khitanan dan resepsi pernikahan. (MUHAMMAD HAMIM/B-2)








