BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi II DPRD Kotawaringin Timur, Roy Lumban Gaol meminta pemkab agar memperhatikan desa-desa yang belum menikmati listrik. Desa yang belum teraliri listrik terlihat lebih tertinggal dibanding desa lainnya.
Roy mengatakan, di era sekarang ini, apabila masih ada desa yang belum dialiri listrik sangat memprihatinkan.
"Ketertinggalan masyarakat itu salah satu penyebabnya akses energi listrik yang tidak terpenuhi," kata Roy, Senin (18/6/2018).
Menurut Roy desa yang belum mendapatkan penerangan listrik dari pemerintah selama ini melakukan cara swadaya untuk memenuhi kebutuhan.
"Bagi masyarakat desa yang mampu, ada yang membeli pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Kemudian ada juga yang menggunakan generator set (genset). Tapi, yang tidak mampu hanya menggunakan penerangan seadanya," tegasnya.
--page
Mestinya pemenuhan kebutuhan listrik masyarakat menjadi kewenangan dan tanggungjawab pemerintah.
Sementara, terkait rencana forum CSR mengaliri listrik untuk daerah sekitar kebun, Roy menyatakan dukungannya apabila jika itu benar-benar bisa direalisasikan. (NACO/B-11)








