BORNEONEWS, Sampit - Sejak beberapa tahun terakhir, jumlah pemudik melalui Pelabuhan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengalami penurunan. Selama musim mudik lebaran tahun ini terhitung sejak H-15, ada 15.000 penumpang yang berangkat.
Jika dibandingkan tahun 2017 lalu, jumlah tersebut mengalami penurunan. Saat itu ada 18.000 pemudik berangkat dari Pelabuhan Sampit menuju Surabaya dan Semarang.
"Ada penurunan sekitar 3.000 penumpang pada arus mudik tahun ini," kata Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Sampit Toto Sukarno, Rabu (20/6/2018).
Menurunnya jumlah pemudik pada lebaran tahun ini memang sudah diprediksi KSOP bersama instansi lainnya. Hal itu dipengaruhi bertambahnya jumlah penerbangan rute Bandara H Asan Sampit.
"Tidak hanya itu, penumpang juga ada yang mudik melalui Pelabuhan Kumai Pangkalan Bun. Jadi jumlahnya terbagi," kata Toto.
--page
Selain itu, menurunnya arus mudik juga terjadi karena banyak yang mudik lebih awal. Baik itu saat baru memasuki bulan puasa ataupun sebelumnya. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)








