BORNEONEWS, Tamiang Layang - Pemerintah Barito Timur terus mengenjot program khusus yakni upaya khusus penguatan tanaman padi, jagung dan kedelai (Upsus Pajale) guna mempertahankan sebagai lumbung pangan.
Kepala Dinas Pertanian Riza Rahmadi mengatakan, Pemerintah Daerah bertekad melakukan penguatan sektor pertanian yang fokus tiga komoditi yakni padi, jagung dan kedelai.
“Untuk meningkatkan dan menjadi lumbung pangan di Bartim maka dari itu fokus pada Upsus Pajele di tahun ini,” ucapnya, Jumat (22/6/2018).
Ia menjelaskan, ada beberapa langkah strategis yang dilakukan agar menjadi lumbung pangan di antaranya meningkatkan luas areal tanam secara berkelanjutan, pengamanan areal tanam dari organisme pengganggu dan dampak perubahan iklim dan mendistribusikan pupuk bersubsidi.
Kemudian ketersediaan benih unggul, ketersediaan sarana produksi, peningkatakan kemampuan petani, penguatan kelembagaan dan penerapan teknologi kepada para petani binaan dalam upaya meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani.
--page
"Pemkab juga siap menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk menyukseskan Upsus Pajale ini untuk memperkuat sektor pertanian di Bartim," katanya.
Pihaknya juga berharap dukungan dari Pemerintah Pusat guna memotivasi para petani agar giat mengelola lahan pertaniannya sehingga upaya meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani dapat terwujud di masa mendatang. (PRASOJO EKO APRIANTO/B-2)








