SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit- Penyebab meninggalnya seorang pria yang ditemukan di bantaran Sungai Mentaya, kawasan Jalan Iskandar, Kecamatan MB Ketapang, dinyatakan murni akibat tenggelam.

"Setelah diotopsi tidak ditemukan bekas kekerasan. Di tubuh korban tidak ada luka atau pun bekas hantaman benda tumpul di sekujur tubuh korban," ucap Kasat Reskrim Polres Kotim AKP Wiwin Junianto Supriyadi mewakili Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel, Jumat (22/6/2018).

Jasad korban masih berada di ruang jenazah RSUD dr Murjani Sampit. Tidak ada satu orangpun yang mengetahui identitas korban.

Jasadnya ditemukan di pinggir sungai dengan posisi terlentang dan hanya menggunakan jaket serta celana dalam, Kamis (21/6/2018) sekitar pukul 07.00 WIB.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga sekitaran lokasi itu yang kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian.

--page

Sekitar pukul 09.00 WIB barulah jasad korban berhasil dievakuasi oleh aparat kepolsian di bantu masyarakat.

"Jasadnya masih ada di kamar jenazah. Pria yang identitasnya belum diketahui itu murni korban tenggelam," terang Wiwin. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-6)