BORNEONEWS, Tamiang Layang- Pemerintah Kabupaten Barito Timur puas dengan hasil kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Sumber Garungung hingga Desa Dambung, Kecamatan Dusun Tengah, yang dilaksanakan Kodim 1012/Buntok.
"Kami merasa puas karna banyak hasil kerja fisik dan nonfisik, seperti penyuluhan dan TNI bisa kembali mengangkat budaya gotong-royong yang selama ini sudah tergerus dalam masyarakat," kata Bupati Bartim Ampera AY Mebas, dalam sambutannya saat upacara penutupan Karya Bhakti Kodim 1012/Btk di halaman UPTD Terminal Agribisnis dan Pasar Agribisni Dinas Pertanian, Minggu (24/6/2018).
Bupati menilai, TMMD sangat membantu percepatan pembangunan daerah. Apalagi, Dambung termasuk dari desa yang berstatus tertinggal. Desa tersebut berada di perbatasan Provinsi Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.
Infrastruktur di desa itu masih terbatas, padahal sangat dibutuhkan untuk kelancaran kegiatan ekonomi masyarakat. Karena itu, pemerintah kabupaten sangat berterima kasih desa itu dijadikan lokasi kegiatan TMMD.
Sasaran utama TMMD yang dilaksanakan pada 20 Maret hingga 20 Juni 2018 di Desa Dambung dan Sumber Garunggung ialah pemeliharaan ruas jalan dengan panjang 29,9 kilometer dan lebar rata-rata 8 meter, dengan bahu kiri-kanan jalan 2 meter.
--page
"Selain itu juga ada pembuatan gorong-gorong dan jembatan, dengan total anggaran Rp1,5 miliar," ucapnya.
Tidak melulu kegiatan fisik, anggota TNI yang berbaur dengan masyarakat juga mengisi waktu istirahat dengan menggelar penyuluhan wawasan kebangsaan dan bahaya narkoba.
Menurut Ampera, kegiatan TMMD mencapai sukses pada bidang infrastruktur serta bidang sumber daya manusia yang manfaatnya sangat dirasakan langsung oleh masyarakat.
"Ke depan pemerintah tetap berkomitmen dan konsisten mengalokasikan anggaran untuk pemeliharaan dan peningkatan di tempat lain, serta meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat dengan berbagai bidang," pungkansya.
Sementara itu, Dandim 1012/Btk Letnan Kolonel Inf Tuwadi, mengatakan bahwa TMMD merupakan wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat yang tidak bisa dipisahkan. Itu salah satu dari tugas pokok TNI, selain perang.
--page
"Kami berharap kerja sama bisa lebih kita tingkatkan sehingga masyarakat lebih sejahtera. Nanti akan kami usulkan ke komando atas agar Kabupaten Barito Timur kembali dijadikan lokasi TMMD karena pemerintah daerahnya memang mengapresiasi kegiatan TMMD ini," kata Tuwadi.
Menurut Dandim, TMMD menjadi gambaran nyata kedekatan TNI dengan masyarakat. Karena TNI menyadari kekuatan bersama rakyat. Ini juga sesuai hasil survei sebuah lembaga bahwa TNI menjadi institusi yang mendapat persentase paling tinggi tingkat kepercayaan masyarakat.
Tuwadi juga menyampaikan rasa syukur atas lancar dan suksesnya TMMD Karya bhakti Kodim 1012/Buntok. Dia berterima kasih kepada pemerintah kabupaten, DPRD, dan masyarakat Barito Timur yang mendukung penuh pelaksanaan kegiatan tersebut.
"Kami sangat terharu karena masyarakat sangat antusias memberi dukungan. Kami membaur seperti layaknya keluarga besar yang bahu-membahu membangun desa. Masyarakat menerima dan membantu kami dengan tulus," katanya.
Tuwadi juga memohon maaf jika ada kekurangan dalam pelaksanaan TMMD. Dia berharap, hasil kegiatan tersebut dapat bermanfaat bagi kelancaran kegiatan ekonomi masyarakat. Ssehingga berdampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan. (PRASOJO EKO APRIANTO/B-3)








