SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Polres Kotawaringin Timur (Kotim) akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) untuk segera memakamkan mayat pria tanpa identitas yang ditemukan ditemukan tewas di bantaran Sungai Mentaya, kawasan Jalan Iskandar, Kecamatan MB Ketapang pada Kamis (21/6/2018) pagi itu.

"Proses penyelidikan dan otopsi sudah dilaksanakan. Hingga kini tidak ada seorang pun yang mengenal jasad pria tanpa identitas itu. Maka dari itu kami akan berkoordinasi dengan Dinsos untuk segera memakamkan jasad nya," ucap Kasatreskrim Polres Kotim AKP Wiwin Junianto Supriyadi mewakili Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel, Senin (25/6/2018).

Kasatreskrim belum bisa memastikan kapan proses pemakaman itu dilaksanakan. Namun ia menjelaskan, jasad pria yang dinyatakan murni korban tenggelam itu dipastikan dimakamkan di kota Sampit.

"Kapan dan dimana pemakamannya, itu tergantung pihak Dinsos, mereka lah yang berwenang atas hal ini," tutur Kasatreskrim.

Menurut pengakuan beberapa orang warga dilokasi itu, korban kurang berinteraksi kepada warga setempat. Ia terlihat sering disekitaran lokasi itu setelah hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah. Kondisi nya pun dalam keadaan sakit-sakitan. Hampir diseluruh badan terdapat koreng dan kulinya pun seperti melepuh.

--page

Warga sekitar sempat ingin menyerahkan pria tersebut ke Dinsos, namun sehari setelah perencanaan itu, pria tua itu ditemukan sudah tidak bernyawa dipinggiran sungai dengan posisi terlentang yang hanya mengenakan jaket dan celana dalam. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-5)