SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Sebelum ditemukan tewas di dasar sungai Sungai G 10 Penyahuan Estate PT Agro Wana Lestari (AWL), Desa Tumbang Penyahuan, Kecamatan Bukit Santuai, Kabupaten Kotim, Stefanus Balim sempat melukai Omiana Lali Pora Balim yang tidak lain adalah istrinya sendiri dan Samuel D Mone, yang merupakan saudaranya.

"Sebelum ditemukan meninggal, Stefanus sempat melukai istri dan saudaranya sendiri dengan senjata tajam," kata Kasatreskrim Polres Kotim AKP Wiwin Junianto mewakili Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel, Senin (25/6/2018).

Wiwin melanjutkan, kasus ini masih terus diselidiki oleh pihaknya. Ia beserta anggota pun telah terjun langsung ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Hingga kini ada 18 orang saksi yang dimintai keterangan terkait penemuan jasad warga Bakadana, Kelurahan Kadi Pada, Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) itu.

Kasatreskrim juga mengatakan, keberuntungan berpihak kepada Omiana meskipun kondisinya hingga kini masih dalam keadaan kritis dengan luka dileher sebelah kanan. 

--page

"Omiana beruntung masih selamat dalam kejadian ini. Luka sayatan di leher kanan sangatlah sensitif karena berdekatan dengan nadi. Untung sayatannya dari bawah ke atas. Seandainya dari atas ke bawah, kemungkinan akan mengenai arteri dan dia pasti langsung meninggal dunia," terangnya. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-5)