PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - PT Mitra Mendawai Sejati (MMS) yang berada dalam grup usaha Cinta Borneo Indah  (CBI) sudah selesai membangun instalasi biogas  dengan bahan limbah cair kelapa sawit, Jadi dipastikan perusahaan tidak membutuhkan solar sebagai bahan bakar mula Agustus  2018 .

Chief Engineering  PT. MMS Genga Raj Chammithri menngatakan hal itu saat  acara sosialisasi Clean Development  Mechanism (CDM) melalui pemanfaatan biogas sebagai sumber energi ramah lingkungan,  di  Pabrik kelapa sawit  Suayap , Desa Umpang, Kecamatan Arut Selatan, Kotawarigin Barat., Senin (25/6/2018)

"Selama ini PT  MMS memerlukan tenaga listrik kurang lebih 1.100 kwh  tiap hari dengan  generator set berbahan bakar solar. 

Instalasi biogas yang sedang dalam pengerjaan dan direncanakan bisa beroperasi pada Agustus 2018 ini bisa menghasilkan listrik 1.300 kwh. Artinya masih ada sisa sebesar 200 kwh.

"Sisa daya tersebut bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat  di sekitar pabrik  sebagai kegiatan CSR (corporate social responsilbility),," jelasnya. 

--page

Namun karena keterbatasan instalasi jaringan listrik untuk  masyarakat di sekitar pabrik, maka  sementara ini pihak perusahaan hanya bisa melayani  dengan jarak maksimal lima kilometer. 

DLebih lanjut ia menjelaskan,  salah satu tujuan  PT. Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS)  sebagai pemrakasa pembangunan instalasi biogas ini dalam rangka mendukung kegiatan operasional berkelanjutan. 

Hal ini, menurut dia, mengacu pada mitigasi emisi gas rumah kaca dalam rangka CDM, atau pembangunan yang berorientasi pada lingkungan yang bersih.  (MASROHAN/m)