PURUK CAHU –

BORNEONEWS, Puruk Cahu - Dalam rangka mempererat jalinan tali silaturami antar sesama Pegawai Negeri Sipil (PNS), tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda, Pemkab Murung Raya (Mura) menggelar acara Halal Bihalal.

Acara yang berlangsung Senin (25/6/2018) kemarin itu dihadiri Bupati Mura Perdie. Selain itu juga tampak ratusan undangan, kepala SKPD, sejumlah anggota DPRD unsure Forum FKPD setempat.

Perdie mengaku bersyukur karena selama ini kebersamaan, semangat persatuan melalui kerukunan dan toleransi antar umat beragama tetap terjaga sebagai modal dasar dalam melaksanakan pembangunan.

Oleh sebab itu, dalam acara Halal Bihalal ini, semangat kebersamaan dan persatuan terus ditingkatkan dan disebarluaskan ke masyarakat dengan melalui jalinan tali silaturahmi yang terus terjagha dengan baik ditengah kesibukan aktifitas masing masing.

“Halal Bi Halal tidak lain adalah hasil pribuminisasi ajaran islam ditengah masyarakat asia tenggara dan menjadi tradisi khas dan unik. Karena selain berisi ajaran untuk saling memaafkan juga dapat diartikan sebagai hubungan antar manusia untuk saling berinteraksi dan bersilaturahmi,” jelas Bupati.

--page

Karena melalui kegiatan yang bersimbolkan berjabat tangan dan bersalam salaman ini kata Bupati mengandung makna yang dalam yaitu berani untuk mengakui kesalahan dan kekuatan untuk memberikan maaf antara yang satu dengan yang lainnya.

Oleh sebab itu, kegiatan Halal Bi Halal jelas Bupati sangat penting dan strategis sebagai agenda rutin Pemerintah dalam rangka memmererat tali silaturahmi yang pada gilirannya nanti mampu menumbuhkan rasa saling percaya, saling menghormati, menyayangi dan menumbuhkan semmangat persatuan.

Sementara itu, kepada seluruh aparatur Pemerintah Bupati berharap agar momentum ini dijadikan sebagai sarana untuk instropeksi diri guna meningkatkan kinerja secara professional dan proporsional.  Termasuk jelas Bupati selalu menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban serta berpegang teguh kepada kode etik jabatan.

Karena ungkap Bupati dihadapan masih terbentang tantangan berat yang dihadapi Pemerintah, yaitu mengatasi krisis yang masih melanda masyarakat, melaksanakan otonomi daerah dengan menata kembali Pemerintah Daerah atas dasar aspirasi, dan prakarsa masyarakat serta memenuhi infrastruktur pembangunan sarana pemerintah dan pelayanan umum.

Selain itu, terkait dengan pelaksanaan Pilkada, Bupati mengharapkan semua komponen bersama sama mewujudkan Pilkada damai.

--page

Di samping itu, peran serta masyarakat untuk mensukseskan pelaksaan pesta demokrasi sangat penting dan faktor utama, selain juga bisa datang ke TPS untuk memberikan hak suaranya memilih pemimpin sesuai hati nurani untuk lima tahun kedepan. (TRISNO/B-5)