SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tidak melaksanakan pemilihan kepala daerah, namun Bupati Supian Hadi tetap mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi hal apapun hingga menjadikan situasi kamtibmas tidak aman. 

"Memang kita tidak melaksanakan Pilkada, namun kabupaten tetangga yang juga pecahan dari Kotim besok melaksanakan pemilihan sehingga kita juga harus waspada akan adanya gesekan-gesekan," ujar Supian, Selasa (26/6/2018). 

Dirinya mengatakan, di Kotim sendiri tentunya banyak keluarga pasangan calon di dua kabupaten tersebut. Sehingga ada yang mendukung walaupun tidak dapat melakukan pemilihan. 

Hal itulah yang harus dijaga, jangan sampai ada gesekan-gesekan yang bisa membuat keamanan di daerah ini terganggu. "Kita harus sama-sama menjaga keamanan, kenyamanan, dan ketentraman. Demi kamtibmas di Kotim ini," kata Supian. 

Dirinya juga meminta agar masyarakat jangan mudah terprovokasi isu SARA melalui media sosial seperti facebook, twitter, instagram, hingga grup-grup WhatsApp. 

"Terlebih momentum Pilkada serentak 2018 dan Pemilu 2019, masyarakat jangan mudah terprovokasi isu-isu SARA. Hal ini dapat menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat yang berdampak pada persatuan dan kesatuan di daerah ini," ungkap Supian. (MUHAMMAD HAMIM/B-2)