BORNEONEWS, Sampit - Hingga saat ini hanya 45 desa di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang memiliki perpustakaan. Sehingga masih ada 123 desa yang harus membangun tempat baca tersebut.
"Baru ada 45 desa yang miliki perpustakaan, sisanya terus kami motivasi untuk membuat tempat perpustakaan tersebut," ujar Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kotim Suparmadi, Selasa (26/6/2018).
Adanya perpustakaan desa merupakan upaya dari pihaknya untuk mencerdaskan masyarakat dan menambah wawasan serta informasi kepada warga. Sehingga tidak ketinggalan dan dapat terus berinovasi untuk kesejahteraan masyarakat.
"Jadi kami terus berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan desa yang belum membangun perpustakaan, agar secepatnya meyiapkan tempat tersebut. Karena kami siap membantu semaksimal mungkin," kata Suparmadi.
Pihaknya akan menyiapkan buku-buku yang dibutuhkan untuk masyarakat desa tersebut. Yang mana nantinya akan melakukan kajian potensi alam apa saja yang bisa digali di desa tersebut.
--page
"Jadi buku yang kami siapkan nantinya akan sesuai dengan potensi masing-masing desa. Sehingga lebih bermanfaat bagi masyarakat untuk mensejahterakan warga," ungkap Suparmadi. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)








