BORNEONEWS, Pangkalan Bun- Bank Indonesia (BI) Cabang Kalteng bekerja sama dengan Dinas Sosial Provinsi dan Dinsos Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menggelar Edukasi Persiapan Implementasi Bantuan Pangan Non Tunai di Swiss Belhotel, Pangkalan Bun, Selasa (26/6/2018).
Hadir dalam kegiatan itu Deputi Kepala Perwakilan BI Kalteng Devy Ika Puspitosari dan Kepala Dinsos Kobar Gusti Nuraini. Sedangkan peserta kegiatan terdiri dari Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dari enam kecamatan di Kabupaten Kobar.
Kepala Dinsos Kobar Gusti Nuraini menuturkan, kegiatan itu bertujuan untuk memberikan pemahaman pada TKSK dalam rangka pelaksanaan bantuan pangan non tunai yang telah dimulai sejak Mei 2018.
"Bantuan pangan non tunai tersebut sebenarnya sudah disalurkan kepada 8.163 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Kobar. Jadi kita telah menyalurkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang fungsinya seperti ATM untuk mengambil bantuan dari pemerintah sebesar Rp110 ribu per bulan."
Menurut Gusti, saat ini pihaknya sedang menyalurkan bantuan pangan non tunai untuk bulan kedua.
--page
"Biasanya penyalurannya dilaksanakan pada tanggal 25 setiap bulan. Jadi setiap bulan dananya ditansfer dari pemerintah pusat, kemudian ditransfer ke Bank Mandiri yang selanjutnya menyalurkannya ke rekening KKS setiap KPM," sebut dia.
Nantinya, lanjut Gusti, KPM bila membeli barang berupa beras dan telur dengan cara menggesekkan kartu pada alat khusus senilai uang yang diterima.
"Sebenarnya untuk membeli barang tersebut dilakukan di e-warung. Namun di Kabupaten Kobar masih belum ada e-warung tersebut. Sesuai Peraturan Menteri Sosial, bila kabupaten tidak punya e-warung bisa bekerja sama dengan rumah pangan milik Bulog dan agen. Khusus di Kobar kita bekerja sama dengan Bank Mandiri karena bank tersebut memiliki 49 agen yang tersebar di enam kecamatan," sebut Gusti. (KRIDA/B-3)








