BORNEONEWS, Palangka Raya - Sebanyak 592 tempat pemungutan suara (TPS) tersebar di lima kecamatan di Palangka Raya. Semua pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Palangka Raya telah menyiapkan saksi di semua TPS.
Dari data yang dihimpun borneonews.co.id, jumlah saksi dari tiap paslon juga berbeda meskipun yang diperbolehkan masuk hanya satu orang. Sisanya ada yang sebagai cadangan dan bersifat mobile.
Ketua Tim Pemenangan Fairid Naparin-Umi Mastikah (No 3), Beta Syailendra mengatakan, lebih dari dua saksi yang disiapkan di tiap TPS. Saksi tersebut ada dari partai, tim kecamatan, relawan dan masyarakat.
"Insya Allah kontribusi saksi ini nanti bisa membuat Pilkada lancar," ujar Beta, Selasa (26/6/2018).
Ia menuturkan, titik konsentrasi untuk mengantisipasi kecurangan ada di wilayah pinggiran dan padat penduduk. Pihaknya juga akan menyiapkan tim untuk melakukan perhitungan cepat.
Sementara itu, pasangan Tuty Dau-Rahmadi HN (No 1) menyiapkan satu saksi tiap TPS. Juga ada saksi cadangan.
--page
"Saksi harus betul-betul memperhatikan dan jeli pada saat penghitungan," ucap Tuty Dau.
Tuty berharap masyarakat datang ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya. "Jangan sampai golput. Karena demokrasi bisa berjalan sukses kalau menggunakan hak pilih," imbuhnya.
Selanjutnya, Koordinator Saksi Kecamatan Pahandut untuk Tim Pemenangan Rusliansyah-Rogas (No 2), Abdul Khair mengatakan, satu TPS disiapkan dua saksi. Pihaknya akan mewaspadai semua TPS untuk menghindari adanya kecurangan.
Terakhir adalah pasangan Aries Marcorius Narang-Habib Said Akhmad Fawzi Zain Bachsin (No 4). Pasangan ini juga menyiapkan saksi di TPS. (BUDI YULIANTO/m)








