BORNEONEWS, Palangka Raya – Sempat menjadi teka-teki dimana Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran menggunakan hak pilihnya. Pj Sekda Kalteng saja, sebelumnya juga tidak berani menebak apalagi memastikan, sebab kata kuncinya hanya menuju yang padat penduduk.
Sugianto yang sudah terdaftar sebagai penduduk Kota Palangka Raya ini, akhirnya jatuh hati di tempat pemungutan suara (TPS) 87 di Jalan Garuda XII.
Tempat ia mencoblos ini, berada di lingkungan SDN-13 Palangka Raya. Tidak ada yang menarik di TPS ini, sama seperti TPS pada umumnya. Jumlah pemilih yang terdaftar dalam DPT, sebanyak 541 orang.
Ternyata, ada bangunan sekolah yang jebol. Salah satu guru pun menunjukkan tembok yang jebol itu, usai gubernur tuntas mencoblos dan mencelupkan jarinya ke tinta.
Sang guru pun tak mampu berucap ketika ditanya berapa biaya untuk menutup kembali tembok yang jebol menganga itu. Tak menunggu lama, donasi Rp15 juta pun keluar dari gubernur yang suka berderma ini, seraya meminta sang guru lekas menembok ulang.
--page
“Saya sudah beberapa kali mengikuti pemilihan umum kepala daerah seperti ini. Kalau keinginan, ya supaya terplilih walikota yang mampu membangun kota ini lebih baik,” kata Gubernur usai mencoblos.
Beberapa pejabat Pemprov Kalteng ikut mendampingi Gubernur Sugianto, antara lain Pj Sekda Kalteng Fahrizal Fitri, Kepala Inspektorat Kalteng Sapto Nugoho, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Shalahuddin, Kepala Satpol PP Provinsi Baru I Sangkai, dan Ketua KPU Kalteng Harmain serta komisioner KPU Kota, Ngismatul.
Usai mencoblos, gubernur menuju Markas Polda Kalteng. Rencananya, bersama unsur FKPD terkait melakukan pemantauan ke sejumlah TPS di Kota Palangka Raya, sebelum akhirnya Sugianto memantau ke sejumlah kabupaten diantara 10 kabupaten, menggunakan jalur udara. (ROZIQIN/m)








