BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Pemerintah Desa Sungai Undang, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan akan membangun 300 jamban atau toilet untuk warganya di sana.
"Kita akan bangun 300 jamban atau toilet untuk 300 rumah warga. Program ini sebagai upaya mengatasi masalah warga yang masih melakukan Buang Air Besar Sembarangan (BABS)," kata Kepala Desa Sungai Undang Tri Arisusilo di Kuala Pembuang, belum lama ini.
Saat ini di Sungai Undang masih banyaknya warga yang tinggal di tepi sungai dan BAB sembarangan, sehingga memerlukan waktu dan tenaga yang ekstra keras agar mereka dapat beralih menggunakan jamban yang lebih baik.
Tahun ini akan ada 300 jamban yang akan dibangunkan di rumah-rumah warga. Oleh karena itu, pihaknya sedang mempersiapkan bahan bakunya agar nantinya dapat disalurkan kepada mereka yang masih melakukan BABS.
"Beberapa sudah dibangun dan digunakan oleh warga, namun masih banyak yang belum diberikan karena menunggu bahan bakunya," katanya.
--page
Ia menjelaskan, untuk pembangunan 300 jamban ini akan ditargetkan tuntas pada akhir tahun 2018 dan dibiayai oleh dana desa.
Meski demikian, pihak desa hanya membangun untuk klosetnya saja, sedangkan dinding, pintu dan atap akan diserahkan kepada warga bersangkutan agar warga tumbuh rasa memiliki dan dapat menjaga apa yang telah mereka bangun.
"Untuk bangunan kita cukup buat hingga closednya terpasang, sedangkan untuk dindingnya kita akan serahkan kepada warga agar ada rasa memiliki," ujarnya.
Ia menambahkan, sebelumnya pihaknya sudah melakukan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat untuk tidak melakukan buang air besar sembarangan khususnya di sungai.
Namun karena sudah menjadi kebiasaan memang agak sulit. Tetapi perlahan -lahan memberikan pemahaman agar mereka dapat mengerti dan memahami.
--page
"Memang tidaklah mudah, tetapi harus kami lakukan agar nantinya pada 2018 sudah tidak ada lagi yang BABS. Kami butuh dukungan semua pihak untuk mewujudkannya, " katanya. (PP/B-5)







