MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh – Kepala Dinas Kominfosandi Barito Utara, M Iman Topik mengatakan saat ini pemerintah Kabupaten Barito Utara  menunggu program pemasangan base transceiver station (BTS) oleh BP3TI Kementrian Kominfo RI.

Di sela itu juga, Pemerintah Kabupaten Barito Utara juga berkoordinasi dengan PT Telkomsel untuk dapat membantu menghilangkan zona blank spot di Kabupaten Barito Utara.

“Saat ini, telah dilakukan koordinasi dengan PT Ophir yang telah mendirikan menara/tower BTS 4 kaki di KM 32 untuk dapat diinstalisasi dengan provider Telkomsel,” katanya, Kamis (28/6/2018).

Nantinya, lanjut dia, setelah terhubung, jangkauan tower PT Ophir dapat mengcover sinyal telekomunikasi di Kecamatan Lahei dan Kecamatan Lahei Barat.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Barito Utara bila diberi kewenangan dalam membangun menara/tower BTS akan langsung melaksanakannya, tapi saat ini kewenangan pembangunan hanya boleh dilakukan oleh pemerintah pusat.

--page

“Jadi, cara yang ditempuh adalah dengan berkoordinasi dengan pemerintah pusat, para provider telekomunikasi maupun dengan pemasangan penguat sinyal demi untuk menghilangkan zona blank spot sinyal” pungkasnya. (RAMADHANI/B-2)