BORNEONEWS, Kasongan - Seorang pemuda diamankan polisi karena diduga melakukan tindak asusila berupa pencabulan terhadap seorang cewek yang berprofesi sebagai sales barang elektronik.
Peristiwa menggelitik itu terjadi saat sebagian besar warga Kabupaten Katingan tengah ramai-ramai ke TPS untuk mencoblos calon bupati dan wakil bupati, Rabu (27/6/2018).
Namun di tengah pesta demokrasi, ternyata ada kasus pencabulan yang dilakukan pemuda warga Kecamatan Tasik Payawan berinisial EM (26).
Kapolres Katingan AKBP E Dharma B Ginting didampingi Kasatreskrim AKP Edia Sutaata, Kamis (28/6/2018) malam tadi membenarkan kejadian ini.
Saat ini tersangka pencabulan diamankan di Mapolres Katingan.
Menurut Kapolres Dharma Ginting, kejadian pencabulan itu berlangsung sekitar pukul 11.30 WIB.
--page
"Tempat kejadiannya di kebun sawit Desa Luwuk Kanan Kecamatan Tasik Payawan Kabupaten Katingan," kata Kapolres.
Menurutnya, terlapor ini adalah seorang swasta, sedangkan korban juga swasta yang bekerja sebagai sales warga Palangka Raya.
Kronologis pencabulan itu awal mulanya tersangka bertemu dengan korban pada hari Rabu tanggal 27 Juni 2018 sekitar pukul11.00 Wib di Jalan Poros menuju Desa Luwuk Kanan. Saat itu tersangka mengendarai sepeda motor dari Desa Hampangen menuju Desa Luwuk Kanan untuk mengantar buah nanas dan buah pinang.
Tiba-tiba di tengah perjalanan diberhentikan oleh 4 orang yang tidak tersangka kenal di antaranya 3 orang laki-laki dan 1 orang perempuan (korban) dengan maksud mereka meminta bantuan tersangka untuk membawa 1 orang perempuan (korban) tersebut ke Desa Luwuk Kanan.
Mendapat tawaran ini tersangka pun langsung setuju dan membawa korban yang diboncengi di belakangnya. Akan tetapi dalam perjalanan tersangka berhenti di kebun sawit milik masyarakat.
Di lokasi itulah tersangka melakukan tindak pencabulan hingga pada akhirnya meninggalkan korban begitu saja.
--page
Korban setelah pergi dari TKP bertemu dengan masyarakat yang lewat di jalan poros untuk kemudian melaporkan kejadian itu kepada aparat berwajib. (ABDUL GOFUR/B-5)








