SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur diminta untuk segera melakukan evaluasi terhadap pihak RSUD dr Murjani Sampit.

Evaluasi itu dilakukan setelah rumah sakit itu tidak masuk dalam rekomendasi Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia sebagai tempat pemeriksaan kesehatan bakal calon anggota legislatif.

"Kami meminta Pemkab Kotim segera melakukan evaluasi, baik itu pada manajemen maupun dewan pengawas," kata Wakil Ketua DPRD Kotim, H Supriadi, Minggu (1/7/2018).

Menurut Supriadi, ke depan rumah sakit dr Murjani harus terakreditasi. Jangan sampai saat pemeriksaan kesehatan seperti ini harus menggunakan rumah sakit lain.

Mengingat selama ini, dana yang dikucurkan untuk pengelolaan rumah sakit tidak sedikit yang dianggarkan melalui APBD Kabupaten Kotim.

--page

Terlebih kini untuk pengembangan rumah sakit dana yang dikucurkan nilainya mencapai ratusan miliar rupiah yang dianggarkan melalui dana multiyears.

"Kita berharap ke depan rumah sakit ini bisa lebih baik. Jangan sampai sudah lama dikelola namun belum terakreditasi sampai sekarang," tandasnya.

Salah satu upaya yang bisa dilakukan, menurut dia, dengan segera berbenah baik itu permasalahan yang berkaitan dengan sumber daya manusia maupun kendala lainnya. (NACO/B-2)