BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Ibadah haji bukan hanya perjalanan biasa, tapi ibadah haji merupakan perjalanan rohani dan perjalanan suci. Sehingga dalam melakukan perjalanan itu memerlukan persiapan seperti biaya, fisik dan mental.
"Bimbingan manasik haji yang saat ini dilaksanakan sangatlah penting bagi jemaah haji. Karena dengan dilakukan manasik haji ini jemaah diharapkan dapat memahami dan mengetahui tahapan pelaksanaan haji," kata Kepala Dinas Kementrian Agama Kabupaten Kapuas Ahmad Bahruni, Senin (2/7/2018).
Dia mengatakan pelaksanaan manasik haji ini dilakukan secara teori maupun peraktek. Manasik haji ini bisa juga disebut gladi bersih untuk melaksanakan haji di Tanah Suci Mekah.
Dalam melaksanakan ibadah haji para jemaah harus diberi pembekalan yang intensif melalui bimbingan manasik.
"Jadi secara keseluruhan bisa dibilang 20 persen teori dan 80 persen praktek. Mudah-mudahan dengan bimbingan manasik haji ini, para jemaah diharapkan dapat mengerti tentang pelaksanaan dan tata cara dalam berhaji," tandasnya. (HARDI/B-6)








