SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kerusakan di Masjid Wahyu Al-Hadi kompleks Islamic Center, Jalan Jendral Sudirman km 3 Sampit, menjadi perhatian Pemkab Kotim. 

"Kami sudah memerintahkan Bagian Kesra untuk menganggarkan upah jasa konsultan. Tujuannya menghitung dan memeriksa kerusakan di Masjid Wahyu Al-Hadi," kata Sekretaris Daerah (Kotim) Halikinnor, Senin (2/7/2018). 

Dia mengatakan, dengan menggunakan jasa konsultan tersebut maka perbaikan terhadap bangunan masjid bisa dilakukan secara menyeluruh. Sehingga nantinya tidak ada lagi kerusakan muncul.

"Kami tidak mau hanya memperbaiki seadanya, semisal ada yang retak dilakukan penambalan. Karena itu hanya bersifat sementara, jadi lebih baik dilakukan perbaikan menyeluruh," kata Halikinnor. 

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh pihak konsultan. Maka nantinya akan diketahui berapa dana yang dibutuhkan untuk perbaikan. Bahkan tidak hanya bangunan masjid saja, namun area sekitar juga diperhatikan. 

--page

"Kami ingin area Islamic Center tersebut jadi objek wisata religi. Jadi perbaikan akan dilakukan secara menyeluruh," terang Halikinnor. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)