TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Sebanyak 244 peserta mengikuti sosialisasi jabatan fungsional pengelola pengadaan barang dan jasa pemerintah Kabupaten Barito Timur, di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Mantawara Tamiang Layang, Selasa (3/7/2018).

Sosialisasi jabatan fungsional pengelola pengadaan barang dan jasa langsung dibuka oleh Bupati Bartim Ampera AY Mebas. 

Dalam sambutannya, Ampera mengatakan, pemerintah tengah berusaha membuat Unit Layanan Pengadaan (ULP) yang permanen, yang melekat pada stuktur pemerintahan. 

Ke depan ULP akan menangani seluruh pengelolaan dan pengadaan barang dan jasa pemerintah sehingga bisa menjadi koordinator seluruh pengelolaan dan pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Ia juga mengharapkan tenaga-tenaga muda yang ada pada SOPD untuk mengikuti pelatihan-pelatihan dan sosialisasi tentang pengelolaan barang dan jasa pemerintah. Sehingga mereka bisa memilih untuk menjadi pejabat pengelola pengadaan barang dan jasa pemerintah.

--page

Nantinya, pengelola pengadaan barang dan jasa berkedudukan sebagai pelaksana teknis fungsional di bidang pengadaan barang dan jasa pada instansi pemerintah dan merupakan jabatan karier.

“Kami berharap tenaga-tenaga muda yang ada pada SOPD untuk mengikuti pelatihan-pelatihan dan sosialisasi tentang pengelolaan barang dan jasa pemerintah sehingga bisa memilih untuk menjadi atau sebagai pejabat pengelola pengadaan barang dan jasa pemerintah,” ungkapnya.

Acara sosialisasi pengelolaan pengadaan barang dan jasa tersebut juga dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Eskop, dan perwakilan 44 SOPD lingkup Pemkab Bartim. Sosialisasi itu mengundang narasumber dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) Republik Indonesia Bidang Pembinaan dan Pengembangan SDM. (PRASOJO EKO APRIANTO/B-2)