BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas mengembangkan inovasi beras jenis baru, IPB 1 R Dadahup. Beras ini perkawinan antara beras berjenis fatmawati dan Beras Siam Mutiara. Beras ini merupakan beras unggulan dari Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas.
Selain itu, beras jenis ini masa panennya cepat. Dalam satu tahun ini bisa panen sampai tiga kali. Untuk rasanya seperti Beras Siam Hunus, kalau dimasak nasinya pulen dibandingkan dengan beras lain yang hanya sekali panen dalam satu tahun.
Beras tersebut dijual dengan harga Rp7.000 per kilogram. "Beras ini sebenarnya beras lokal yang kita kembangkan menjadi beras unggulan. Rasanya juga sama dengan Beras Siam Hunus. Kalau dari segi hasil juga memuaskan, satu hektare bisa memproduksi mencapai lima ton beras," kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas Anjono Bhakti, Selasa (3/7/2018).
Beras ini juga sudah diuji di daerah Anjir Kilometer 12 oleh Kelompok Tani Mawar di Ketuai oleh Ajis. Dalam uji coba tersebut, mereka dalam satu tahun bisa mencapai tiga kali panen setahun.
Kalau dari segi kualitas pun hampir sama dengan beras unggul lainnya, sehingga apabila dibandingkan dengan yang lain pun hampir sama saja dari segi rasa. Kalau dari segi panen sudah pasti unggul beras IPB 1 R Dadahup. (HARDI/B-2)








