BORNEONEWS, Tamiang Layang - Kepolisian Resor (Polres) Barito Timur melakukan penebalan pasukan menjelang rapat pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait pengumuman hasil pemilihan bupati dan wakil bupati Barito Timur
Di Kantor KPU Bartim, Jalan A. Yani, Tamiang Layang, anggota Sabhara Polres Bartim berjaga selama 24 jam karena seluruh kotak suara dari 10 kecamatan telah berada di Kantor KPU.
Kapolres Barito Timur AKBP Wahid Kurniawan mengatakan, pihaknya saat ini lebih selektif dalam proses pengamanan pilkada di Kabupaten Bartim.
"Kami sudah all out. Bila perlu, penebalan pasukan akan kembali dilakukan," kata Wahid, Selasa (3/7/2018)
Wahid menjelaskan, untuk pengamanan di kantor KPU telah menempatkan 40 personil polisi tiap hari untuk berjaga 1x24 jam.
--page
"Kita terjunkan 40 personel untuk mengamankan kantor KPU. Semua personel dari anggota polres dan polsek," jelasnya.
Pengaman tersebut, kata Wahid, untuk menjaga keamanan dan ketertiban setelah usai pilkada. Ssampai saat ini Kantor KPU dibuat satu pintu.
"Kantor KPU sebelumnya ada dua pintu masuk. Saat ini kita buat satu pintu, pengunjung yang masuk atau berkunjung akan melewati pemeriksaan oleh anggota polisi," jelasnya. (PRASOJO EKO APRIANTO/m)








