SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Anjloknya harga kelapa di Kotawaringin Timur (Kotim) jadi perhatian dari pemerintah kabupaten (Pemkab). Bahkan saat ini, pihaknya menginginkan adanya industri hilir di wilayah Selatan tersebut guna meningkatkan nilai jual kelapa.

"Kami terus berupaya agar ada industri hilir di Selatan. Sehingga harga kelapa tidak lagi anjlok seperti saat ini," ujar Sekda Kotim Halikinnor, Selasa (3/7/2018).

Ia mengakui saat ini harga kelapa memang anjlok. Bahkan yang sebelumnya Rp1.800 hingga Rp1.500 per buah, kini turun jadi Rp500 saja per buah.

"Kalau kelapa saja memang sangat sulit naik kembali, namun kalau ada indutri hilir, maka akan jadi berbagai macam produk hingga berujung pada meningkatnya penjualan kelapa," kata Halikinnor.

Saat ini pihaknya juga sudah menyetujui investor untuk membuat pabrik tepung berbahan kelapa. Namun belum diketahui kapan akan mulai beroperasi. Karena masih mengurus perizinan dan sejumlah kebutuhan lainnya.

--page

"Kalau pabrik tepung tersebut sudah mulai berjalan, maka harga kelapa dijamin akan naik. Karena mereka membeli dengan harga yang mencapai Rp2.000 perbijinya," ucap Halikinnor.

Untuk itu petaniu kelapa diminta bersabar. Jangan sampai mengubah pohon kelapa menjadi sawit. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)