BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran mengapresaiasi pelatihan ahli pers. Ia berharap wartawan yang terjun dalam dunia jurnalistik harus memahami kode etik pers.
"Belakangan ini sangat sering terjadi kasus hoaks, banyak penulis namun terkadang tidak memahami aturan penulisan," ujar Asisten III Setda Provinsi Kalteng Ketut Widhie Wirawan saat membacakan sambutan tertulis Sugianto Sabran, (3/7/2018).
"Untuk itu, melalui pelatihan pers ini saya berharap apa pun nantinya yang wartawan tulis benar-benar selalu berlandasan kode etik pers yang sudah pemerintah tetapkan," lanjut Sugianto.
Sugianto percaya, awak media berperan besar dalam memajukan bangsa lewat informasi disampaikan kepada masyarakar melalui tulisan yang benar.
Selain itu, media dan wartawan adalah salah satu garda terdepan dalam meminimalisir pemahaman radikalisme yang hingga sampai saat ini masih berkembang. (GAZALI)/m








