PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun- Orangutan yang ditemukan telah menjadi bangkai di kanal area landclearing PT Wana Sawit Subur Lestari (WSSL) II, Desa Tanjung Hanau, Kecamatan Hanau, Kabupaten Seruyan, Minggu (1/7/2018), ternyata bernama Baen. Orangutan berusia sekitar 20 tahun itu merupakan eks translokasi sekitar 2014.

Field Director Orangutan Foundation International (OFI) Fajar Dewanto, Selasa (3/7/2018), mengatakan bahwa identitas itu diketahui setelah tim dokter hewan OFI melakukan nekropsi terhadap bangkai orangutan tersebut di Orangutan Care Centre Quarantine (OCCQ) di Desa Pasir Panjang, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).

"Berdasarkan hasil pemindaian chip identifikasi yang tertanam pada tubuh orangutan yang mati, diketahui bahwa orangutan itu bernama Baen," sebut Fajar.

Pada 23 September 2014 lalu, lanjut Fajar, orangutan itu ditranslokasi atau dipindahkan dari kawasan perkebunan PT WSSL II, Blok R31-32, ke Camp Seluangmas di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) yang berada di Kecamatan Hanau, Kabupaten Seruyan. Sebelum ditranslokasi, tim dokter OFI menanamkan chip identifikasi pada tubuh orangutan tersebut.

"Saat ini ternyata Baen kita temukan lagi, namun dalam keadaan mati dalam areal perkebunan PT WSSL juga,” ujar Fajar.(KRIDA/B-3)