BORNEONEWS, Sampit- Usat, 39, warga Desa Tumbang Manya, Kecamatan Antang Kalang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), yang ditemukan tewas bunuh diri akibat meneguk racun dari akar pohon, diduga kuat karena stres sang istri minta cerai.
"Dari informasi sementara, korban nekat bunuh diri karena stres sang istri minta cerai," ujar Kapolsek Antang Kalang Ipda Dimas, Selasa (3/7/2018) malam.
Informasi yang dihimpun Borneonews.co.id, korban sudah lama cekcok dengan istrinya. Bahkan hampir setahun terakhir. Sang istri juga sering meminta dicerai.
Namun korban tidak menginginkan hal itu, dan tetap ngotot mempertahankan rumah tangganya. Tetapi karena permintaan itu terus diungkapkan sang istri, Usat pun stres hingga nekat meneguk racun dari akar pohon. Jasad laki-laki 39 tahun itu ditemukan di lanting dekat rumahnya.
"Korban saat bunuh diri hanya sendiri di rumahnya. Sedangkan sang istri sedang keluar. Begitu juga kedua anaknya," kata Dimas.
--page
Walaupun begitu, pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan mendalam atas meninggalnya korban. Hal itu dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kematian Usat.
Kematian Usat pertama diketahui tetangga korban. Saat itu tetangga korban mendengar suara batuk yang cukup keras dan berulang di rumah Usat. Sang tetangga pun memanggil warga lainnya untuk melakukan pemeriksaan.
Tidak berapa lama merekapun mendatangi rumah korban. Namun tidak melihat adanya Usat di dalam rumah.
Setelah pergi ke lanting, barulah mereka melihat korban tertelungkup di rumah apung itu. Kedua tetangga korban lantas berteriak meminta tolong, hingga memanggil dokter di puskesmas. Setelah diperiksa ternyata korban sudah tidak bernyawa. (MUHAMMAD HAMIM/B-3)








