BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepolisian daerah (Polda) dan kepolisian resort (Polres) di Kalimantan Tengah (Kalteng) dilibatkan untuk amankan stabilisasi harga pangan di pasaran.
Selain karena telah tertuang dalam keputusan presiden (Kepres) tentang Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), juga karena kenyataan di lapangan terkait temuan permainan pasar terutama jelang hari besar, sangat memerlukan andil pihak kepolisian.
“Akan libatkan kepolisian dalam TPID, baik Polda maupun Polres dalam waktu segera, untuk normalisasi harga-harga khususnya komoditas pangan, terutama pada hari besar keagamaan. Kepengurusan TPID di kabupaten-kabupaten harus direvisi sesuai Kepres itu,” kata Kepala Biro perekonomian dan sumber daya alam (SDA) Setda Kalteng Lubis Rada Inin, Rabu (4/7/2018).
Apalagi, lanjut dia, kepolisian telah membuktikan selama ini bekerja dalam Satuan Tugas (Satgas) mafia pangan untuk membendung mafia pangan dan kartel serta penimbun bahan pokok dan penting.
--page
“Jadi supaya ada pendampingan dan agar ada greget tangani pedagang yang menaikkan harga di pasaran dengan harga-harga yang tidak rasional atau tidak wajar,” tandasnya. (ROZIQIN/B-5)








