PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Kalimantan Tengah (Kalteng), Sri Suwanto mengajak semua Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) bersemangat, dan mengelola hutan yang menjadi areal KPH dengan hati. 

Bekerja dengan hati, menjadikan pribadi yang bertanggungjawab, sudah tahu apa yang harus dikerjakan meskipun tidak diperintah dan dipantau. Di Kalteng, ada 18 sebanyak 33 unit yang dikolola oleh 18 Kepala KPH.

Penekanan disampaikan Suwanto, saat workshop dan diskusi terarah (FGD) tentang Peluang dan Tantangan KPH di Kalteng di ballroom Luwansa, Rabu (4/7/2018).

"Mari bekerja dengan hati, kelola dan majukan KPH sampai menjadi mandiri. Terus semangat, meski kami tidak selalu awasi anda, tetap bekerja dengan baik, itulah moral atau ethic," kata Suwanto.

Ia berharap, seluruh kiprah atau hasil dari kerja KPH bersama masyarakat akan menciptakan produk miniatur, yang di kemudian hari bisa membuat bangga saat ditampilkan. Apalagi sarana-prasarana terutama transportasi sudah dibantu pemerintah.

--page

Areal KPH adalah milik pemerintah tetapi dikerjakan dan dikelola bersama masyarakat maupun pihak lain yang memenuhi syarat kerjasama pengelolaan

"Tampilkan yang khas dari tiap daerah. Saya harap ada produk yang bisa mewakili tiap daerah. Ini perlu semangat dan etos kerja yang baik,"

"Bekerja tidak harus karena diperintah saya, tetapi karena semangat untuk berkarya dan berhasil. Selama ada niat pasti ada jalan. Peganglah prinsip, bahwa anda dilihat atau merasa dilihat sehingga tetap giat. Itulah namanya kerja bil-ihsan," cetus dia.

Sementara itu, salah satu Kepala KPH, Kristianto, yang kini menjabat Kepala UPTD KPHP 17 Katingan Hulu mengungkapkan, kendala dalam mengelola adalah minimnya sarana prasarana pendukung kerja dan tidak adanya anggaran kecuali gaji pegawai. (ROZIQIN/m)