SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Ikatan Pelajar Mahasiswa Kotawaringin Timur (IPMK) Palangka Raya mengeluhkan beasiswa Gerbang Mentaya yang sampai sekarang belum cair.

"Kami menilai buruknya birokrasi Pemkab Kotim, berdampak dengan beasiswa Gerbang Mentaya yang sampai sekarang belum cair," kata Ketua IPMK Palangka Raya, Ali Mosbeh, Kamis (5/7/2018) dengan Borneonews.co.id.

Dengan belum adanya kepastian pencairan beasiswa ini sejak keluarnya Perbub Nomor 15 Tahun 2017 tentang Beasiswa Gerbang Mentaya Kabupaten Timur membuat molor pencairan hingga periode kedua.

"Sampai sekarang belum ada kepastian dengan beasiswa itu, kami dari IPMK Palangka Raya selalu berkordinasi dengan pihak pemerintah, tapi jawaban yang dberikan selalu menungu dan menunggu," ujarnya.

Para mahasiswa diminta untuk menunggu tanpa adanya kepastian kapan beasiswa itu bisa dicairkan.

--page

Karena selama ini hanya janji saja yang dilontarkan kepada mereka. Tentu itu menurutnya jadi tanda tanya apa penyebabnya hingga pencairan lamban.

"Sedangkan SK daftar-daftar untuk penerima beasiswa sudah keluar sejak 24 April 2018," tegasnya. Ditambahkan, dalam SK tersebut banyak sekali kejanggalan antara lain adanya NIM mahasiswa yang sama, bahkan ada yang tidak pernah mengajukan berkas, tapi termuat di situ namanya.

"Apakah ini salah satu penyebabnya, namun ini harusnya jangan jadi alasan," tandasnya. (NACO/B-6)