PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Realisasi indeks harga konsumen (IHK) Kalimantan Tengah pada Juni 2018 mengalami inflasi 1,39 persen, atau meningkat dibandingkan dengan periode sebelumnya yang tercatat inflasi sebesar 0,42 persen.

Hal ini diungkapkan Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kalteng, Wuryanto dalam jumpa pers, Kamis (5/7/2018).

"Inflasi tahunan pada Juni 2018 sebesar 3,08 persen tercatat jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata inflasi tahunan secara historis 3 tahun terakhir pada periode yang sama sebesar 5,32 persen. Secara spasial, pada Juni 2018 Kota Palangka Raya mengalami inflasi sebesar 1,14 persen sedangkan Kota Sampit mengalami inflasi sebesar 1,82 persen," kata Wuryanto.

Baik Kota Palangka Raya dan Kota Sampit, lanjut Wur, keduanya, mengalami tekanan harga lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang masing-masing tercatat inflasi sebesar 0,26 persen dan 0,70 persen.

Indikator inflasi

IHK Kalteng pada Juni 2018 mengalami inflasi sebesar 1,39 persen, atau lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat inflasi sebesar 0,42 persen. Inflasi Provinsi Kalteng pada Juni 2018 tercatat lebih tinggi dibandingkan rata-rata historis periode yang sama selama 5 tahun terakhir yakni inflasi sebesar 0,91 persen," jelasnya.

Sejalan dengan hal tersebut, tekanan harga Provinsi Kalteng pada Juni 2018 juga tercatat lebih tinggi dibandingkan pencapaian nasional yang mengalami inflasi sebesar 0,59 persen.

"Inflasi Juni 2018 terutama didorong oleh tekanan harga kelompok komoditas Administered Prices. Kelompok komoditas administered prices tercatat inflasi sebesar 3,16 perse  atau meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat inflasi sebesar 0,72 persen," jelas Wuryanto lagi.

Sedangkan, lanjutnya, kelompok komoditas volatile foods juga tercatat inflasi sebesar 2,32 persen atau lebih tinggi dibandingkan inflasi bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 0,79 persen. Sementara kelompok core tercatat inflasi sebesar 0,27 persen atau meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat inflasi sebesar 0,12 persen. (TESTI PRISCILLA/m)