BORNEONEWS, Palangka Raya - Kemungkinan berhasil dalam gugatan Pilkada Palangka Raya sangat tipis.
"Hasil rekapitulasi ini angkanya sangat tajam, sehingga melakukan gugatan kemungkinan berhasilnya sangat tipis sekali," ujar Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Palangka Raya Eko Riadi saat memimpin rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara, Kamis (5/7/2018).
Dia menjelaskan, perbedaan suara antara pasangan nomor urut 3 dan 4 cukup banyak, yaitu sekitar 2000 suara.
"Melihat hal ini maka untuk melakukan gugatan sangatlah tipis presentasi keberhasilannya, akhirnya bisa kita tetapkan nomor urut 3 adalah calon pempin baru di Palangka Raya periode 2018-2023," lanjutnya.
Eko mengaku setelah rapat pleno rekapitulasi tersebut, ada jeda selama 3 hari, baru nantinya akan ada penetapan Fairid-Umi sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota baru Kota Palangka Raya. ( GAZALI/B-2)








