BORNEONEWS, Sampit - Pembangunan Pasar Mangkikit di Jalan Pangeran Antasari, Kecamatan MB Ketapang hingga saat ini masih belum rampung. Padahal, PT Heral Eranio Jaya selaku pengembang menjanjikan pembangunan diselesaikan pertengahan tahun 2018, tepatnya bulan Juni.
Janji itu disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) tahun 2017 lalu, kepada Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kotim, DPRD Kotim dan pedagang.
Terkait itu, Kabid Pasar Dinas Perdagangan dan Perindustrian, M Taher melalui pejabat dinas Aluisius mengatakan, keterlambatan penyelesaian pembangungan karena ada keterlambatan kedatangan material bangunan dari pulau Jawa.
"Keterangan koordinator lapangan PT Heral Eranio Jaya, material bangunannya lambat datang. Makanya pembangunan menjadi terlambat," kata Aluisius, Kamis (5/7/2018).
Alusius mengatakan, pihaknya sempat melakukan pengecekan lapangan perihal tersebut. Dan keterangan pekerja di sana, material yang dipesan memang baru datang.
--page
"Kami langsung memeriksa ke lokasi pembangunan. Materialnya baru datang ke Sampit pada 29 Juni 2018. Kami berharap pembangunan pasar ini cepat terselesaikan," tuturnya. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-11)








