BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Festival Perpustakaan Seru (Perpusseru) merupakan kegiatan pemberian award apresiasi bagi penggiat perpustakaan daerah maupun desa.
Selain itu Perpusseru juga mengadakan lomba video kegiatan, impac story, pameran dan pemilihan lapak terbaik seluruh Indonesia Mitra PerpuSeru.
"Untuk jumlah peserta yang mengikuti Perpuseru ini ada 1.400 peserta terdiri dari 750 Perpusdes, 204 Perpusda dan 18 Perpusda provinsi," kata Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kapuas, Nor Apiati, Jumat (6/7/2018).
Peer learning meeting (PLM) ini merupakan kegiatan penutupan Program Perpuseru Indonsia. "Kebetulan saya diberi kepercayaan sebagai panelis untuk kegiatan PerpuSeru tingkat nasional," katanya.
Kegiatan ini dengan tema advocasi dan menjalin kemitraan dengan pihak swasta untuk pengembangan perpustakaan berkelanjutan. Hampir seluruh kategori lomba diraih oleh Disarpustaka Kapuas seperti penghargaan lomba cerita impact kategori video oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kapuas.
--page
Selain itu kategori lomba tingkat desa juga diraih oleh di Disarpustaka seperti lomba cerita impact kategori video oleh Perpustakaan Desa Maluen, lomba cerita impact kategori video oleh Perpustakaan Kelurahan Hampatung, lomba cerita impact kategori video oleh Perpustakaan Desa Tambun Raya, perpustakaan desa terbaik oleh Perpustakaan Desa Anjir Mambulau Tengah, perpustakaan desa terbaik oleh Perpustakaan Desa Tambun Raya.
Penghargaan lainnya seperti perpustakaan daerah terbaik oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kapuas, pemenang honorable mention oleh Kadisarpustaka Kapuas Nor Apiati.
Selanjutnya best of the best perpustakaan oleh Perpustakaan Desa Tambun Raya dan penghargaan best costume festival lapak PerpuSeru 2018 oleh Norhidayah. (HARDI/B-6)







