BORNEONEWS, Tamiang Layang - Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat menjamin seluruh pemilih dapat menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan legislatif (pileg) dan pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2019 mendatang.
"KPU harus bisa memastikan akurasi dan hak pilih semua masyarakat Bartim sesuai ketentuan. Mereka yang belum masuk DPS harus dipastikan masuk DPT," tutur Ampera, Jumat (6/7/2018)
Dirinya juga meminta kepada Pihak KPU agar bisa bekerja secara profesional mendata masyarakat agar mendapatkan hak pilih. "Jangan sampai yang tidak memenuhi ketentuan masuk dalam daftar pemilih, sebaliknya yang berhak memilih dihilangkan," tegasnya.
Sebab menurut dia, data dapat berubah karena adanya kematian, mobilisasi penduduk, ataupun manipulasi data.
Kecurangan yang biasanya terjadi karena mobilisasi pemilih seperti flying voter yang dikondisikan untuk memenangkan calon-calon tertentu.
--page
"Jadi, dalam penetapan DPT Pileg dan Pilpres mendatang, kami berharap menghasilkan hasil yang betul-betul merefleksikan kualitas data pemilih dari sisi akurasi maupun kualitas. Tetapi, praktek di lapangan ada saja yang tercecer atau tersisa dari pemilih," kata dia.
Dia juga berharap, masyarakat dan partai politik dapat mencermati DPT yang sudah ditetapkan KPU sehingga lembaga penyelenggara pemilu itu memfasilitasi pemilih agar terjangkau oleh DPT. (PRASOJO EKO APRIANTO/B-2)








