PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi A DPRD Kota Palangka Raya, Diu Husaini mengharapkan pengurus koperasi lebih berinovasi. Hal ini disampaikan berkaitan dengan tumbuh pesatnya jumlah koperasi di Kota Palangka Raya.

"Banyaknya koperasi yang berdiri tidak diikuti dengan perkembangan yang berarti. Terutama dari sisi program yang begitu-begitu saja, tapi jumlah koperasinya terus bertambah," kata Diu Husaini, Jumat (6/7/2018).

Menurut Dui, lemahnya pelaksanaan program koperasi selama ini lebih dikarenakan kurangnya inovasi yang dilakukan pengurus.

"Kesan jadi sekadar membangun perusahaan modern, perusahaan baru, mengharapkan keuntungan, tapi masih menggunakan program kerja tahun kapan. Tidak ada inovasi, tidak ada kemajuan. Kebanyakan program hanya sekadar kegiatan simpan pinjam. Seharusnya ada inovasi agar koperasi dapat bertahan dan lebih maju," tegas Diu.

Peran koperasi sejatinya untuk berkontribusi bagi kemajuan ekonomi. Masyarakat tidak hanya sekadar memiliki tempat untuk meminjam dana, tetapi memperoleh sesuatu yang dapat digunakan untuk meningkatkan perekonomiannya.

--page

"Ini yang belum kita temukan. Koperasi sekarang ibaratnya hanya menebar makanan siap saji untuk masyarakat, bukannya memberikan umpan dan kail agar masyarakat mendapatkan penghasilan yang bisa ditawarkan koperasi," tuturnya. (TESTI PRISCILLA/B-11)