BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpustaka) Kabupaten Kapuas membuka lapak di Perpustakaan Seru (Perpusseru) yang diadakan di Yogyakarta.
Perpusseru itu diikuti oleh 1.400 peserta, terdiri dari 750 Perpusdes, 204 Perpusda dan 18 Perpusda Provinsi.
Dalam lapak tersebut banyak hasil dari UKM yang dipajang dan dijual seperti bunga dari sabun dan olahan dari perpustakaan desa seperti kripik labu, es krim jagung, permen jeli berbahan nanas dan salak.
"Hal ini membuktikan bahwa perpustakaan bukan hanya untuk membaca saja. Akan tetapi untuk mengembangkan bakat yang dimiliki masyarakat," kata Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kapuas Nor Apiati, Jumat (6/7/2018).
Karena perpustakaan, masyarakat bisa mengembangkan kreativitas dan menghasilkan produk yang berkualitas. Selain itu, barang yang dihasilkan memiliki nilai jual tersendiri. (HARDI/B-2)








