BORNEONEWS, Tamiang Layang- Masyarakat Besa Bentot, Kecamatan Patangkep Tutui, meminta Pemerintah Kabupaten Barito Timur, segera membangun jembatan beton.
Sebab jembatan yang berada tepat di tengah desa yang juga merupakan jalan lintas provinsi masih terbuat dari kayu dan kini dalam keadaan rusak parah.
Jembatan kayu yang berada di tengah Desa Bentot, merupakan penghubung antara Desa Jango, Ampari Bura, Kotam, Lalap dan ke ibu kota Kecamatan Patangkep Tutui atau ke Kota Tanjung, Kalimantan Selatan.
"Kita meminta pemerintah dapat merealisasikan mengganti jembatan kayu menjadi jembatan beton agar lebih kuat," ucap Agus, 45, warga Desa Benton, Sabtu (7/7/2018).
Agus juga mengatakan bahwa jembatan itu merupakan satu-satunya penghubung antardesa dan jalur perekonomian masyarakat. "Jembatan ini pun sangat vital bagi warga Desa Bentot karena berada di tengah desa. Sehingga jika jembatan ini mengalami kerusakan akan menyulitkan akses dan aktivitas warga," ungkapnya.
--page
Agus juga mengungkapkan bahwa kerusakan jembatan itu sudah sering di keluhkan warga. Namun sebagai warga biasa dia mengaku tidak tahu harus mengadu ke mana. Ia juga menambahkan bahwa sebenarnya pemerintah desa, kecamatan, maupun kabupaten pasti harus cepat ditangani pihak yang berwenang.
"Hanya, tidak diketahui persis siapa yang bertanggung jawab untuk perbaikan ini, apakah pemerintah kabupaten atau provinsi? Sebab jalan ini berada di jalur lintas provinsi," sebutnya. (PRASOJO EKO APRIANTO/B-3)








