SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Saat petugas gabungan melakukan razia penyakit masyarakat (Pekat) di Studio Family, ada dua perempuan yang mencoba melarikan diri dengan cara kabur lewat atap tempat hiburan malam (THM)  itu.

Satu dari dua perempuan yang mencoba kabur itu berhasil diamankan. Mereka takut terjaring razia lantaran tidak membawa kartu identitas.

"Tadi memang ada dua orang pengunjung yang berusaha kabur dari petugas. Satu diantaranya telah diamankan. Sementara satunya lagi tidak ditemukan," ucap Kasatpol PP Rody Kamislam, Sabtu (7/7/2018).

Saat ditanyakan alasannya, Rody melanjutkan, pengunjung tersebut lupa membawa tanda pengenal. Kendati demikian, pengunjung tersebut tetap diamankan oleh petugas bersama para pengunjung lainnya yang juga tidak dapaf menunjukkan identitas diri.

"Total dari razia pekat kali ini ada sekitar 16 orang pengunjung THM yang terjaring. Mereka dibawa ke aula Kantor Satpol PP untuk diberikan penindakkan lebih lanjut," terang Rody.

--page

Para pengunjung yang terjaring diberikan penyuluhan tentang bahaya HIV/AIDS, didata, diperiksa kesehatannya dan ditest narkoba dengan cara pemeriksaan urine. Sejauh ini tidak ada seorang pun yang dinyatakan positif narkoba. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-5)