BORNEONEWS, Palangka Raya - Memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat seakan melekat dalam jiwa raga Kapten Inf Suradi. Respon cepat juga ditunjukkan Danramil 1016-05 Tumbang Jutuh ini ketika menerima informasi.
Salah satunya adalah adanya warga Desa Luwuk Lengkuas, Hadi yang berniat menyerahkan senjata api rakitan. Suradi bahkan rela menempuh jarak 175 kilometer, demi menerima penyerahan senjata dari kepala badan permusyawaratan desa (BPD) itu.
Jarak ini cukuplah jauh karena tidak semua jalan yang dilalui beraspal. Mantan Pasi Intel Kodim 1016/Palangka Raya inipun menggunakan motor trail sebagai alat transportasi utama.
Sekitar empat jam kemudian, Suradi akhirnya tiba. Namun, urusannya itu tidak langsung berjalan mulus. Sebab, ia harus menunggu kepulangan Hadi yang sedang melaksanakan rapat batas desa, selama satu jam.
Sapaan hangat lalu diterima Suradi begitu Hadi sampai di rumah. "Kemudian, bapak Hadi mengambil satu pucuk senjata dengan kondisi diikat kain dan masih dalam bungkusan," kata Suradi, menceritakan kepada borneonews.co.id, Jumat (6/7/2018).
--page
"Selanjutnya, senjata diserahkan, disaksikan tetangga depan rumah atas nama Tusang. Penyerahan berjalan lancar," imbuhnya.
Sebelumnya, Suradi menerima telphone selular dari Hadi pada Kamis (5/7/2018). Dalam perbincangan itu, Hadi menyebut bahwa anaknya, Roy Wegi akan menyerahkan senpi rakitan.
Namun saat itu, Suradi masih dinas di markas Kodim 1016/Palangka Raya. Mereka kemudian sepakat melakukan penyerahan senpi rakitan di hari berikutnya. Hanya saja, saat penyerahan, Roy tidak ada di rumah sehingga diwakilkan oleh ayahnya. (BUDI YULIANTO/B-5)








