BORNEONEWS, Nanga Bulik - Sebagai tuan rumah penyelenggaraan Festival Seni Qasidah (FSQ) VII Tingkat Provinsi Kalteng 2018, kafilah Lamandau menampilkan mobil hias bertema Jurung dan Burung Tingang pada Pawai Ta'aruf yang digelar Sabtu (7/7/2018).
Replika Jurung dan Burung Tingang akan mengiringi para kafilah asal Bumi Bahaum Bakuba yang akan berlomba.
Pemilihan replika bertema Jurung dan Burung Tingang merupakan salah satu upaya dalam melestarikan adat dan budaya serta ciri khas yang dimiliki masyarakat Kalimantan, termasuk Lamandau.
"Jurung atau lumbung padi khas masyarakat khususnya Suku Dayak, Burung Tingang juga merupakan hewan khas di Kalimantan yang sudah langka. Semangat kita mengangkat tema keduanya adalah untuk membuktikan bahwa kegiatan keagamaan juga dapat menjadi sarana untuk melestarikan khazanah budaya lokal," ucap Ketua Kafilah FSQ Lamandau, Ujang Mardali di sela-sela kegiatan.
Selain menampilkan replika Jurung dan Burung Tingang, peserta Pawai Ta'aruf dari Lamandau juga dihiasi dengan berbagai penampilan unik. Di antaranya penampilan marching band, tari-tarian bernuansa budaya melayu hingga lantunan salawat dari para kafilah yang jumlahnya mencapai 110 orang. (HENDI NURFALAH/B-2)








