SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi I DPRD Kotawaringin Timur, Syahbana  meminta Satuan Organisasi  Perangkat Daerah (SOPD) di lingkungan Pemkab Kotim agar lebih kreatif dalam menggali pendapatan asli daerah (PAD).

"Apalagi ke depan anggaran di APBD Kotim banyak tersandera untuk pembiayaan proyek multiyears sekitar Rp500 miliar hingga tahun 2021 mendatang," kata Syahbana, Sabtu (7/7/2018).

Dari itu, menurut dia, pemerintah harus konsisten dan berani mematok tinggi PAD Kotim. Karena selama ini, target perolehan PAD yang ditetapkan SOPD belum sesuai dengan harapan.  

Menurut Syabana, masih ada SOPD yang sengaja menargetkan perolehan PAD rendah agar bisa dicapai bahkan dilampaui agar terlihat berhasil atau menjadi sebuah prestasi.

Ini menurutnya sudah tidak benar. Bahkan bisa dilihat perolehan PAD Kotim selama ini sangat kecil jauh dari apa yang diharapkan padahal potensinya sangat besar.

--page

"Selama ini semua tahu APBD kita banyak tersedot untuk program tahun jamak. Di samping itu, kebutuhan untuk kegiatan reguler juga pasti meningkat dari tahun ke tahun," tegasnya.

Belum lagi untuk belanja pegawai yang cukup tinggi. Sehingga perlu kepiawaian meningkatkan PAD untuk bisa tercapai, bahkan melebihi target supaya pembiayaan pembangunan bisa berjalan stabil. (NACO/B-2)