BORNEONEWS, Sampit- Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Jhon Krisli mengingatkan masyarakat, terutama pendukung dan simpatisan partai politik, supaya tidak mudah terprovokasi dan terpecah-belah.
Jhon Krisli menuturkan, menjelang pemilihan umum 2019, sudah ada sejumlah pihak yang terprovokasi. Hal itu tidak lepas dari banyaknya pihak yang mulai menebar isu provokasi.
Ia mengatakan, kondisi masyarakat Kotim saat ini perlu diwaspadai agar jangan sampai terpecah-belah hingga membuat suasana daerah jadi tidak kondusif.
Ia melanjutkan, perbedaaan pandangan politik bagi yang tidak paham bisa merusak tali silaturahim dan itu terjadi di garis pendukung akar rumput.
"Seyogianya politik itu tidak perlu dijadikan persoalan dan perbedaaan yang membuat harmonisasi yang dibangun dengan baik selama ini jadi rusak," tegasnya.
--page
Maka dari itu, ia berharap masyarakat lebih dewasa dalam melihat bingkai politik secara luas. Karena politik itu adalah kepentingan.
Ketika kepentingan sama maka akur. Tetapi ketika kepentingan itu berbeda di situ seolah-olah jadi lawan. Padahal itu pada dasarnya adalah karena kepentingan. Sebagai masyarakat tidak perlu terjebak lebih jauh dalam hal itu. (NACO/B-3)








