SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit- Beberapa hari terakhir, Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), dibanjiri pedagang buah durian dari luar daerah.

Salah satu lokasi para pedagang buah berjualan yakni di Jalan S Parman, Kelurahan MB Hulu, Kecamatan MB Ketapang. Di kawasan itu, banyak pedagang yang berjualan hingga ke bahu jalan.

Dari pengakuan pedagang durian bernama Anang, dirinya merupakan warga Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Ia sengaja datang ke Sampit untuk mencari rejeki dengan berjualan buah musiman itu.

"Saya dari Banjarmasin. Ke sini untuk berjualan durian. Sama seperti sebagian pedaang di sini, mereka berasal dari luar daerah juga. Ada yang dari Lamandau, Kasongan, dan lainnya," tutur Anang kepada Borneonews, Minggu (8/7/2018).

Anang menyebut buah durian yang dirinya jual berasal dari Kabupaten Lamandau. Harga jualnya bervariasi, mulai dari Rp17 ribu hingga Rp80 ribu per biji, tergantung ukuran. Pedagang berusia 40 tahun itu berjualan dengan menggunkan mobil pikap.

--page

Ia memilih Kota Sampit sebagai lokasi berjualan lantaran peminat buat berbau menyengat itu sangat banyak.

"Di sini maayarakatnya banyak yang suka buah durian. Dalam sehari saya bisa menjual hingga 50 biji. Baik itu ukuran yang kecil maupun besar," tuturnya. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-3)